WARTAPTM.ID, BANTUL — Anggota Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Fitri Arofiati, mengingatkan lulusan Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu) agar tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik. Ilmu dan pengalaman selama kuliah perlu diwujudkan dalam kontribusi nyata bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Fitri dalam agenda Milad ke-5 dan Wisuda ke-2 SiberMu Tahun Akademik 2026/2027 di Kampus SiberMu, Sedayu, Kabupaten Bantul, Kamis (22/10/2026).
Menurut Fitri, kelulusan dari perguruan tinggi merupakan awal bagi para sarjana untuk mengamalkan ilmu sekaligus terus mengembangkan kapasitas diri. Gelar akademik bukan semata-mata pencapaian pribadi, melainkan bekal untuk mengambil peran di tengah masyarakat.
Karena itu, ia berharap para wisudawan tidak cepat berpuas diri setelah menyelesaikan pendidikan. Mereka perlu menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama kuliah sesuai bidang dan kebutuhan lingkungan tempat mereka berkarya.
Fitri juga mengingatkan para lulusan agar tetap menjaga hubungan dengan almamater. Ikatan dengan perguruan tinggi, menurutnya, perlu berlanjut meskipun alumni telah memasuki dunia kerja atau menjalani peran baru di masyarakat.
Selain menyampaikan pesan kepada wisudawan, Fitri mengapresiasi perkembangan SiberMu yang memasuki usia lima tahun. Menurutnya, perguruan tinggi berbasis digital ini menunjukkan potensi pendidikan jarak jauh dalam menjangkau mahasiswa dari berbagai daerah.
“Ini membuktikan bahwa SiberMu sudah mampu menjangkau mahasiswa dari Sabang sampai Merauke,” tuturnya.
Jangkauan tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dapat membuka kesempatan menempuh pendidikan tinggi bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan jarak dan kondisi geografis. Melalui sistem pembelajaran jarak jauh, akses pendidikan tidak sepenuhnya bergantung pada kedekatan mahasiswa dengan lokasi kampus.
Dalam konteks pendidikan tinggi Muhammadiyah, model tersebut menjadi salah satu upaya memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat. Namun, jangkauan pendidikan perlu berjalan beriringan dengan kualitas pembelajaran dan kebermanfaatan lulusan.
Momentum wisuda ke-2 SiberMu pun tidak hanya menandai keberhasilan mahasiswa menyelesaikan studi, tetapi juga menjadi awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh.
“Perkembangan perguruan tinggi pada akhirnya tidak cukup diukur dari pertumbuhan mahasiswa atau luasnya jangkauan pendidikan. Kontribusi alumni setelah menyelesaikan studi juga menjadi bagian penting dari keberhasilan pendidikan tinggi,” pungkas Fitri.

Be the first to comment