Munas LPO Perkuat Sinergi Muhammadiyah Kembangkan Olahraga Berkemajuan

Munas LPO Perkuat Sinergi Muhammadiyah Kembangkan Olahraga Berkemajuan
Musyawarah Nasional Lembaga Pengembangan Olahraga Pimpinan Pusat Muhammadiyah. (Selasa,19/5/2026).

WARTAPTM.ID, YOGYAKARTA — Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Olahraga Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Selasa (19/5). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan The 1st Muhammadiyah Games 2026 sekaligus forum strategis dalam merumuskan arah pengembangan olahraga di lingkungan Persyarikatan.

Munas tersebut diikuti oleh perwakilan LPO dari berbagai tingkatan, pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), serta pengelola sekolah Muhammadiyah dari seluruh Indonesia. Kehadiran berbagai unsur ini menegaskan pentingnya sinergi lintas amal usaha dalam membangun ekosistem olahraga yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Ketua LPO Pimpinan Pusat Muhammadiyah menegaskan bahwa pengembangan olahraga kini menjadi kebutuhan strategis dalam mencetak generasi yang sehat, berprestasi, dan berkarakter mulia.

“Pengembangan olahraga di Muhammadiyah harus dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan. Karena itu, kami mendorong penguatan Lembaga Pengembangan Olahraga di semua tingkatan, mulai dari pusat hingga cabang dan ranting,” ujarnya.

Ia juga mendorong Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang memiliki program studi olahraga untuk memperkuat peran akademiknya, sekaligus bersinergi dengan sekolah-sekolah Muhammadiyah dalam pembinaan atlet sejak dini. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui pembentukan kelas khusus olahraga maupun gugus tugas pembinaan olahraga.

Rektor UMY, Achmad Nurmandi, menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga Muhammadiyah. Ia menekankan pentingnya penyediaan infrastruktur yang memadai serta penguatan perspektif ekonomi dalam pengelolaan olahraga.

Menurutnya, perguruan tinggi Muhammadiyah perlu mulai mengalokasikan sumber daya untuk pembangunan fasilitas olahraga yang representatif, seperti lapangan standar, gedung olahraga, hingga pusat kebugaran. Selain itu, olahraga juga memiliki potensi besar sebagai sektor industri yang dapat dikembangkan secara profesional.

“Kampus Muhammadiyah harus menjadi bagian aktif dalam industri olahraga nasional, baik melalui pembinaan atlet berbasis keilmuan, pengembangan bisnis olahraga, maupun penciptaan ekosistem yang mendukung prestasi dan nilai ekonomi,” jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan pendidikan olahraga, UMY juga telah membuka Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) guna mencetak tenaga profesional di bidang olahraga.

Dalam Munas tersebut, berbagai agenda strategis turut dibahas, antara lain standarisasi pembinaan atlet, penguatan kerja sama antarlembaga, pengembangan infrastruktur olahraga di seluruh Amal Usaha Muhammadiyah, serta peningkatan partisipasi dalam ajang olahraga nasional dan internasional.

Melalui Munas ini, Muhammadiyah berharap dapat membangun sistem pembinaan olahraga yang lebih terarah dan berkelanjutan. Momentum ini sekaligus menjadi langkah awal menuju penyelenggaraan The 1st Muhammadiyah Games 2026 yang diharapkan mampu memberikan dampak luas bagi pengembangan olahraga dan pembinaan generasi berkemajuan.

Be the first to comment

Leave a Reply