WARTAPTM.ID, TANGERANG – Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) terus menegaskan komitmennya dalam penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) melalui penyelenggaraan Internalisasi Tauhid Islam Berkemajuan (ITTIBA) bagi mahasiswa Pascasarjana. Kegiatan ini digelar di Days Hotel & Suites Tangerang pada Minggu (7/6/2026) dan diikuti sekitar 250 peserta.
Program yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara Program Pascasarjana dan Lembaga Pengkajian dan Pengamalan AIK (LPK AIKA) ini mengusung tema “Tauhid yang Merdeka: Berlandaskan Keyakinan Hati dan Dibuktikan dengan Perbuatan”.
Rektor UMT, Desri Arwen, menegaskan bahwa pemahaman tauhid tidak boleh berhenti pada tataran konseptual, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Tauhid harus tercermin dalam sikap, akhlak, dan kontribusi kepada masyarakat. Inilah esensi Islam Berkemajuan yang harus dimiliki oleh setiap lulusan UMT,” ujarnya.
Menurutnya, internalisasi nilai AIK menjadi semakin relevan di tengah dinamika sosial dan perkembangan teknologi yang terus berubah. Karena itu, mahasiswa Pascasarjana diharapkan mampu menjadi intelektual Muslim yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepedulian sosial.
Direktur LPK AIKA UMT, Yusrizal, menjelaskan bahwa ITTIBA dirancang sebagai ruang pembentukan karakter sekaligus penguatan ideologi Islam Berkemajuan.
“Mahasiswa tidak hanya memahami tauhid secara teoritis, tetapi mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan pribadi, profesional, dan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pimpinan universitas sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan karakter mahasiswa, di antaranya Wakil Rektor I, II, dan III, serta perwakilan Badan Pembina Harian (BPH).
Melalui program ITTIBA, UMT menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan keilmuan, tetapi juga pada pembentukan insan akademik yang beriman, berakhlak, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Be the first to comment