UAD Kukuhkan 42 Dokter Baru, Tegaskan Komitmen Etika dan Profesionalisme Medis

UAD Kukuhkan 42 Dokter Baru, Tegaskan Komitmen Etika dan Profesionalisme Medis
Sumpah Dokter Periode III Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2026 (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus mengusahakan memberikan kontribusi dalam penguatan layanan kesehatan nasional. Hal tersebut ditandai dengan meluluskan 42 dokter baru melalui Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Periode III, Sabtu (10/1/2026). Prosesi digelar di Ruang Amphitarium Kampus 4 UAD, Yogyakarta.

Pelantikan ini menjadi penanda kesiapan para lulusan Fakultas Kedokteran UAD untuk memasuki dunia profesi, sekaligus mengemban tanggung jawab moral dalam melayani masyarakat secara profesional dan beretika.

Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran UAD, Barkah Djaka Purwanto, menegaskan bahwa sumpah dokter bukan sekadar formalitas akademik, melainkan fondasi utama dalam menjalankan profesi medis.

“Sumpah dokter merupakan bentuk komitmen moral, etika, dan profesionalisme yang harus dipegang oleh setiap dokter sebelum terjun melayani masyarakat,” ujarnya.

Dokter Baru, Awal Pengabdian Panjang

Mewakili dokter yang baru dilantik, Thalia Diva Prameswari menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh dosen serta pembimbing Fakultas Kedokteran UAD yang telah mendampingi proses pendidikan hingga tahap profesi.

“Terima kasih banyak telah mendidik, membersamai, membimbing, dan mendukung setiap langkah kami. Gelar yang kita peroleh hari ini adalah awal dari perjalanan panjang untuk terus belajar sepanjang hayat,” tuturnya.

Pesan senada juga disampaikan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Yogyakarta, Heri Setyanto. Ia mengingatkan bahwa dinamika ilmu kedokteran menuntut setiap dokter untuk terus mengembangkan diri.

“Jangan puas dan jangan berhenti belajar. Seorang dokter harus terus meningkatkan kemampuan, kompetensi, dan menjalani pendidikan sepanjang hayat karena ilmu kedokteran selalu berkembang,” katanya.

Prestasi Akademik Fakultas Kedokteran UAD

Rektor UAD, Muchlas, memberikan apresiasi atas capaian Fakultas Kedokteran UAD yang selama lima tahun berturut-turut mencatatkan kelulusan 100 persen dalam uji kompetensi dokter.

“Ini bukan pencapaian yang mudah, tetapi hasil dari kerja keras pimpinan fakultas dan seluruh sivitas akademika. Saya ucapkan selamat kepada para dokter baru yang siap mengabdi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, Immawan Wahyudi, menekankan bahwa sumpah dokter harus menjadi pegangan seumur hidup.

“Sumpah itu bukan hanya diingat sehari setelah pelantikan, tetapi harus dihayati sepanjang masa. Karena dokter, berhubungan langsung dengan masyarakat yang membutuhkan sentuhan hati,” tegasnya.

Dengan pelantikan ini, UAD berharap para dokter lulusan Fakultas Kedokteran mampu menjalankan profesinya dengan baik. Dilakukan secara profesional, beretika, dan berlandaskan nilai kemanusiaan serta keislaman berkemajuan. Sejalan dengan visi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dalam pengabdian kepada bangsa dan masyarakat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*