Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyemarakkan program Ramadan di Kampus (RDK) 1447 H dengan menggelar kegiatan Kajian Ramadan Inklusif dan Buka Puasa Bersama pada Kamis (5/3/2026) di Masjid Islamic Center UAD.
Kegiatan yang mengusung tema “Ramadhan Berdampak, Untuk Kemaslahatan Umat” ini dihadiri ratusan anggota Himpunan Difabel Muhammadiyah (HIDIMU) se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Kehadiran mereka dikoordinasikan oleh Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial PWM DIY sebagai bagian dari upaya memperkuat dakwah Muhammadiyah yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh perwakilan dari TPQ Inklusi Ibnu Ummi Maktum. Suasana tersebut menjadi simbol bahwa kegiatan keagamaan di lingkungan kampus dapat menjadi ruang perjumpaan yang terbuka bagi berbagai kelompok masyarakat.
Kepala Bidang di Lembaga Pengembangan Studi Islam UAD, Muhammad Syaiful Effendi, yang hadir mewakili rektor, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para anggota HIDIMU dalam kegiatan tersebut.
“Merupakan sebuah keberuntungan bagi UAD dapat menjamu teman-teman HIDIMU. Kami senantiasa membuka pintu agar fasilitas kampus dan masjid milik persyarikatan ini dapat dimanfaatkan untuk masyarakat luas,” ujarnya.
Ketua MPKS PWM DIY, Zainal Arifin, juga menyampaikan apresiasi atas dukungan fasilitas yang disediakan UAD, termasuk akses ramah difabel seperti jalur landai di area masjid. Ia berharap kolaborasi antara UAD dan Muhammadiyah dapat terus diperkuat untuk menghadirkan layanan yang lebih inklusif.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis. UAD menerima wakaf Al-Qur’an Braille. Sementara Lazismu DIY bersama BPRS HIK MCI menyalurkan paket sembako sebagai kado Ramadan bagi anggota HIDIMU.
Acara inti diisi dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ustaz Muhammad Sayuti. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya rasa syukur sebagai energi utama dalam menjalankan ibadah.
“Orang Islam, orang beriman, karakter pokoknya adalah tanggung jawab. Setiap tindakan apa pun, entah itu kebaikan sekecil apa pun, yakinlah bahwa Allah senantiasa mencatatnya,” pesannya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, buka puasa, serta Salat Magrib berjamaah. Melalui agenda ini, UAD menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan dakwah yang inklusif, ramah, serta membawa kemaslahatan nyata bagi masyarakat.
Be the first to comment