Kirab Budaya MASTA UNIMUS 2026 Kenalkan Semangat Green Campus kepada Mahasiswa Baru

Kirab Budaya MASTA UNIMUS 2026 Kenalkan Semangat Green Campus kepada Mahasiswa Baru

WARTAPTM.ID, SEMARANG — Ratusan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) mengikuti Kirab Budaya sebagai penutup rangkaian Masa Ta’aruf (MASTA) 2026, Sabtu (19/9/2026). Tidak sekadar menjadi ajang kreativitas mahasiswa, kirab tersebut menjadi ruang untuk mengenalkan nilai budaya, kebersamaan, dan semangat green campus kepada mahasiswa baru sekaligus masyarakat sekitar kampus.

Kirab yang mengusung tema “Green Campus for Culture Impact” itu dilepas Wakil Rektor III UNIMUS Eny Winaryati, didampingi Wakil Rektor IV Muhammad Yusuf. Sejumlah dekan, dosen, dan sivitas akademika UNIMUS turut menyaksikan kegiatan tersebut.

Peserta diberangkatkan dari gerbang kampus UNIMUS dan bergerak menyusuri kawasan permukiman warga di sekitar kampus sebelum berakhir di depan UNIMUS Mart.

Setiap fakultas mengirimkan sekitar 150 mahasiswa sebagai perwakilan. Mereka berasal dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Fakultas Ekonomi, Hukum dan Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas Sains dan Teknologi Pertanian, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Humaniora, serta Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Digital.

Para mahasiswa menampilkan identitas fakultas melalui kostum, maskot, dan yel-yel. Kreativitas tersebut menjadi bagian dari proses membangun interaksi dan kekompakan mahasiswa baru setelah memasuki lingkungan perguruan tinggi.

Eny Winaryati mengatakan Kirab Budaya menjadi bagian dari upaya UNIMUS menerjemahkan tema “Green Campus for Culture Impact” dalam rangkaian MASTA 2026.

Menurutnya, konsep green campus tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik lingkungan perguruan tinggi. Nilai tersebut juga perlu dibangun sebagai karakter dan kesadaran bersama sivitas akademika.

Semangat tersebut kemudian dikenalkan kepada mahasiswa baru melalui berbagai kegiatan, termasuk kirab budaya. Dengan cara itu, mahasiswa tidak hanya mengenal UNIMUS dari sisi akademik, tetapi juga memahami nilai dan budaya yang dikembangkan kampus.

Konsep green campus juga diarahkan agar menjadi bagian dari kehidupan bersama di lingkungan kampus. Karena itu, mahasiswa baru didorong untuk ikut memahami dan menjalankan inisiatif tersebut sejak awal masa perkuliahan.

Pemilihan rute kirab yang melewati kawasan permukiman warga juga memberi dimensi lain pada kegiatan tersebut. Mahasiswa berinteraksi dengan masyarakat sepanjang perjalanan sekaligus menampilkan berbagai kreativitas.

Bagi UNIMUS, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk interaksi kampus dengan lingkungan sosial di sekitarnya. Kirab juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan keberadaan UNIMUS kepada masyarakat, termasuk informasi mengenai penerimaan mahasiswa baru.

Selain kirab, rangkaian penutupan MASTA 2026 diisi lomba minat dan bakat. Mahasiswa baru menampilkan kemampuan dalam berbagai bidang, seperti tari, menyanyi, drama, dan bentuk kreativitas lainnya.

Rangkaian tersebut menjadi penutup masa ta’aruf sekaligus awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan kampus secara lebih luas. Melalui kegiatan budaya dan interaksi sosial, UNIMUS mengenalkan bahwa kehidupan perguruan tinggi tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga berkaitan dengan pembentukan karakter, kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, dan hubungan dengan masyarakat.

BSI Emas Capek Kerja

Be the first to comment

Leave a Reply