WARTAPTM.ID, BEIJING – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terus memperluas kontribusi akademiknya di tingkat global melalui kegiatan pengabdian masyarakat internasional yang digelar di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing, 11 April 2026.
Kegiatan ini mengangkat tema “Manajemen Waktu dan Work-Life Balance bagi Mahasiswa Internasional” dan merupakan hasil kolaborasi antara FEB UMP dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Tiongkok, dengan dukungan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia Beijing sebagai fasilitator.
Bekali Mahasiswa Diaspora Kelola Waktu dan Kesehatan Mental
Dalam kegiatan tersebut, M. Hermin Endratno hadir sebagai narasumber utama. Ia menekankan pentingnya kemampuan manajemen diri bagi mahasiswa yang menempuh studi di luar negeri.
Menurutnya, mahasiswa internasional menghadapi berbagai tantangan, mulai dari adaptasi budaya hingga tekanan akademik yang tinggi. Oleh karena itu, pengelolaan waktu, energi, serta kesehatan mental menjadi kunci keberhasilan studi.
“Kunci keberhasilan studi di luar negeri bukan hanya soal kemampuan akademik, tetapi juga bagaimana mahasiswa mampu mengelola dirinya secara utuh—baik waktu, energi, maupun kesehatan mental,” jelasnya.
Dari sisi kelembagaan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya internasionalisasi FEB UMP dalam memperluas jangkauan pengabdian masyarakat.
Dekan FEB UMP, Naelati Tubastuvi, menyampaikan bahwa peran dosen tidak lagi terbatas pada lingkup lokal, melainkan harus mampu menjangkau komunitas global, termasuk mahasiswa diaspora Indonesia.
“Kami mendorong dosen untuk hadir dan memberikan manfaat tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional. Ini menjadi bentuk nyata kontribusi FEB UMP dalam membangun jejaring global,” ujarnya.
Kolaborasi Lintas Lembaga
Kegiatan ini turut mendapat apresiasi dari perwakilan KBRI Beijing, Puspitasari, yang menilai program tersebut relevan dengan kebutuhan mahasiswa Indonesia di luar negeri, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara studi dan kehidupan pribadi.
Sementara itu, perwakilan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Tiongkok, Dienny Rahmani, menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga dalam menghadirkan program yang berdampak bagi mahasiswa diaspora.
Antusiasme peserta terlihat dari diskusi interaktif yang berkembang selama kegiatan berlangsung. Para mahasiswa tidak hanya menyimak materi, tetapi juga berbagi pengalaman terkait tantangan studi di luar negeri.
Melalui kegiatan ini, FEB UMP berharap dapat terus memperkuat peran strategisnya dalam pengabdian masyarakat lintas negara, sekaligus menegaskan komitmen sebagai institusi pendidikan yang adaptif dan berorientasi global.

Be the first to comment