Susianto Resmi Dilantik Jadi Rektor UMB Periode 2026–2030, Siap Akselerasi Kampus Unggul Berdaya Saing Global

Susianto Resmi Dilantik Jadi Rektor UMB Periode 2026–2030, Siap Akselerasi Kampus Unggul Berdaya Saing Global
Pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu Periode 2026/2030, Selasa, (7/7/2026).

WARTAPTM.ID, BENGKULUUniversitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) resmi memulai babak baru kepemimpinan. Susianto, dilantik sebagai Rektor UMB periode 2026–2030 dalam acara pelantikan yang digelar pada Selasa (7/7/2026) di Kampus UMB.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 277/KEP/I.0/D/2026. Dalam sumpah jabatannya, Susianto menegaskan komitmennya untuk mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur’an dan sunnah dalam setiap kebijakan dan tindakan.

Dalam sambutannya, Susianto merefleksikan periode kepemimpinan sebelumnya (2022–2026) sebagai fase penguatan fondasi kelembagaan. Ia menyebutkan bahwa UMB telah meraih akreditasi “Unggul” dengan dukungan 8 fakultas dan 28 program studi yang merupakan hasil kerja kolektif seluruh civitas akademika.

“Keberhasilan pada periode sebelumnya bukanlah hasil kerja individu, melainkan kerja bersama seluruh elemen kampus. Ini menjadi fondasi untuk melangkah lebih jauh ke depan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan titik awal untuk mendorong akselerasi pengembangan universitas menuju prestasi yang lebih tinggi. Salah satu target strategis yang dicanangkan adalah pendirian Fakultas Kedokteran pada tahun 2029.

“Persiapan telah kami lakukan, mulai dari penyediaan lahan hingga penguatan sumber daya manusia. Ini menjadi bagian dari langkah besar UMB dalam meningkatkan kontribusi di bidang pendidikan dan kesehatan,” jelasnya.

Kepala LLDikti Wilayah II, Isak Iskandar, dalam arahannya menekankan bahwa kepemimpinan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) tidak hanya mengemban amanah akademik, tetapi juga amanah dakwah.

“Seorang rektor di PTMA memiliki tanggung jawab untuk membumikan nilai-nilai Islam melalui dakwah amar ma’ruf nahi mungkar, selain menjalankan fungsi akademik,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Ahmad Muttaqin, menyoroti pentingnya akselerasi capaian melalui target kinerja yang terukur. Ia menyampaikan bahwa UMB ditargetkan memiliki minimal 14.000 mahasiswa dan 14 guru besar pada akhir tahun 2030.

Menurutnya, proses suksesi kepemimpinan di UMB berjalan dengan baik dan harmonis, sehingga diharapkan mampu menjaga stabilitas dan mendorong percepatan pengembangan institusi.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. Melalui Asisten Administrasi Umum, H. Nandar Munadi, disampaikan bahwa terpilihnya kembali Dr. Susianto merupakan bentuk kepercayaan atas dedikasi dan kepemimpinan yang telah ditunjukkan pada periode sebelumnya.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi UMB untuk memperkuat peran sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat melalui penguatan riset dan pendidikan berkualitas.

Be the first to comment

Leave a Reply