Sebanyak 47 perguruan tinggi dari 11 negara di kawasan Asia, Eropa, dan Afrika berpartisipasi dalam International Hifz Quran Competition 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Ajang Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) tingkat internasional ini resmi dibuka oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada Senin (2/3/2026) di Auditorium UMRI, Pekanbaru.
Kompetisi diikuti 93 peserta yang terbagi dalam dua kategori, yakni hafalan 10 juz (55 peserta) dan 30 juz (38 peserta). Pelaksanaan MHQ Internasional pada bulan Ramadan memberikan nuansa spiritual yang istimewa, mengingat Ramadan merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an sekaligus momentum penguatan nilai-nilai keislaman.
Rektor UMRI, Saidul Amin, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar kompetisi hafalan, tetapi bagian dari komitmen kampus dalam melahirkan generasi Qurani yang unggul dan berwawasan global.
“International Hifz Quran Competition 2026 ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi momentum spiritual untuk menghidupkan Al-Qur’an di lingkungan kampus. Kami ingin UMRI menjadi rumah lahirnya generasi Qurani yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga mampu memahami, mengamalkan, dan menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan global,” ujarnya.

Ia menambahkan, ajang ini juga menjadi ruang silaturahmi internasional sekaligus memperkuat peran Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dalam mencetak hafiz dan hafizah yang berkarakter.
Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MHQ internasional ini. Dalam sambutan yang disampaikan secara daring, ia menekankan pentingnya tradisi hafalan dalam menjaga kemurnian Al-Qur’an.
“Menghafal adalah langkah pertama untuk memahami Al-Qur’an. Ini merupakan langkah penting bagi generasi muda untuk memperkaya wawasan tentang kandungan Al-Qur’an yang luas dan kompleks. Al-Qur’an harus dipelajari secara serius dengan sistem pembelajaran yang baik dan terstruktur,” ungkapnya.
Ia berharap kompetisi ini tidak berhenti pada capaian hafalan semata, tetapi mampu melahirkan generasi yang menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan nyata.
Rangkaian International Hifz Quran Competition 2026 diawali dengan babak penyisihan sejak 2 Maret 2026 dan akan mencapai puncaknya pada babak final, 12 Maret 2026, di Kampus UMRI. Enam peserta terbaik dari masing-masing kategori akan berlaga pada tahap akhir.
Pengumuman pemenang dijadwalkan pada puncak kegiatan Ceria Ramadan 1447 H UMRI, 13 Maret 2026. Sebagai bentuk apresiasi, UMRI menyediakan hadiah utama berupa paket umrah bagi juara pertama di setiap kategori.
Melalui ajang ini, UMRI tidak hanya menegaskan komitmennya dalam mencetak hafiz dan hafizah berprestasi, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pendidikan Islam yang moderat, unggul, dan berkemajuan di tingkat global.
Be the first to comment